BUKU SAKU ADAB & DOA MAKAN MINUM ISLAMI LPQ AL-ISLAM
Hai, teman-teman! Bayangkan meja makan di rumah kalian sudah penuh makanan lezat. Perut sudah keroncongan dan tangan rasanya ingin langsung menyambar. Tahan dulu! Dalam Islam, momen makan bukan sekadar mengisi perut, tapi adalah ritual yang punya "aturan main" istimewa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.
Adab ini seperti "password" rahasia agar makanan kita jadi berkah, sehat, dan tidak dicampuri oleh "pihak yang tidak diundang."
Berikut ini adalah rahasia makanan kita bisa menjadi berkah dan bernilai pahala :
A. SEBELUM MAKAN/MINUM
- Pilih yang Halal & Baik (Tayyib), Wajib hukumnya; makanan dan minuman harus halal dan diperoleh dengan cara yang benar.
- Niatkan untuk Ibadah : Niatkan makan untuk menguatkan badan agar bisa taat dan beribadah kepada Allah.
- Cuci Tangan : Dianjurkan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan untuk kebersihan dan sunnah.
- Duduk : Makan dan minum dalam keadaan duduk, tidak berdiri, apalagi sambil berjalan. Ini adalah larangan Nabi ﷺ (kecuali darurat)
- Membaca Doa : Dianjurkan membaca doa sebelum makan.
- Bacaan Singkat: بِسْمِ اللهِ (Bismillah) – Dengan nama Allah.
- Bacaan Lengkap: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (Allâhumma bârik lanâ fî mâ razaqtanâ wa qinâ adzâban nâr) Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami pada apa yang telah Engkau karuniakan dan lindungilah kami dari siksa neraka."
- Jika Lupa Membaca Doa di Awal : Ketika teringat di tengah makan, bacalah: بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ (Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu) Artinya: "Dengan nama Allah pada awal dan akhirnya."
- Gunakan Tangan Kanan : Wajib makan dan minum dengan tangan kanan, karena setan makan dan minum dengan tangan kiri.
- Makan dari yang Terdekat : Ambil makanan yang berada di dekat kita, jangan menjulurkan tangan ke bagian tengah piring atau makanan milik orang lain (kecuali pada hidangan buah-buahan).
- Tidak Mencela Makanan : Jangan mencela makanan. Jika suka, makanlah. Jika tidak suka, tinggalkan dan diam saja (tanpa mencela).
- Tidak Berlebihan (Israf) : Makan secukupnya, jangan sampai kekenyangan yang melampaui batas. Dinding perut dianjurkan dibagi tiga: sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk bernapas.
- Minum dengan Tiga Tegukan : Minumlah secara perlahan dan bernapaslah di luar wadah (gelas/cangkir) sebanyak dua atau tiga kali. Jangan langsung menghabiskan dalam sekali tegukan.
- Tidak Meniup Makanan Panas : Hindari meniup makanan atau minuman panas karena tidak sopan dan dapat mengotori. Tunggu hingga agak dingin.
D. SETELAH MAKAN DAN MINUM
- Bersihkan Sisa Makanan : Dianjurkan menjilati jari-jari (setelah selesai makan) dan membersihkan sisa makanan di wadah karena tidak diketahui di bagian mana keberkahan itu berada.
- Cuci Tangan dan Berkumur : Dianjurkan untuk menjaga kebersihan.
- Membaca Doa : Mengucapkan hamdalah (pujian kepada Allah) sebagai bentuk syukur.
E. DOA SETELAH MAKAN
Bacaan Singkat: اَلْحَمْدُ لِلهِ (Alhamdulillah) – Segala puji bagi Allah.
Bacaan Lengkap: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ (Alhamdulillaahil ladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa minal muslimiin) Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, dan telah menjadikan kami sebagai seorang muslim."
Adab makan dan minum ini merupakan bagian dari sunnah dan syariat Islam yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ dan diperinci oleh para ulama untuk mencapai keberkahan dan pahala, serta menjaga kesehatan. Yuk jadikan makan dan minum menjadi ibadah...!!!



Komentar