Yuk Mengenal Syurga - LPQ AL-ISLAM
Pernahkah Anda merasakan sebuah kerinduan yang aneh? Sebuah rasa rindu pada suatu tempat yang tenang, di mana tidak ada air mata, tidak ada rasa lelah, dan tidak ada perpisahan, padahal Anda merasa belum pernah ke sana.
Para bijak mengatakan bahwa kerinduan itu adalah kompas alami manusia. Ia adalah pengingat bahwa jiwa kita sebenarnya berasal dari tempat yang jauh lebih indah dari dunia ini. Kita semua adalah musafir, dan buku ini adalah peta kecil untuk membayangkan terminal akhir perjalanan kita: Surga.
Membicarakan surga bukan sekadar membicarakan sungai susu atau istana permata. Ini adalah tentang sebuah janji. Janji bahwa setiap tetap air mata yang tulus akan diganti dengan kebahagiaan, setiap kesabaran di tengah badai akan dibayar dengan ketenangan abadi, dan setiap kebaikan kecil, meski hanya senyuman adalah batu bata untuk membangun rumah kita di sana.
Melalui lembar-lembar buku ini, kita akan diajak untuk "pulang" sejenak. Kita akan menelusuri gerbang-gerbang cahaya, menghirup aroma tanah yang lebih wangi dari parfum terbaik di bumi, hingga merasakan kehangatan reuni dengan orang-orang tercinta yang telah mendahului kita.
Surga mungkin belum terlihat oleh mata, namun ia bisa dirasakan oleh iman. Mari kita mulai perjalanan ini, bukan hanya untuk bermimpi, tetapi untuk memperkuat langkah kaki agar kita benar-benar sampai di sana.
Selamat datang di ambang keabadian. Selamat menjemput rindu pada rumah sejati kita.
"Untuk kalian, para petualang kecil, bersiaplah. Karena di negeri ini, imajinasi kalian yang paling indah sekalipun hanyalah sebagian kecil dari kenyataan yang akan kalian temukan nanti. Mari kita buka pintu pertamanya..."
B. Nama-nama pintu syurga :
- Pintu Ar-Rayyan : Dikhususkan untuk orang-orang yang gemar berpuasa
- Pintu As-Sholah : Untuk orang yang selalu menjaga shalatnya
- Pintu Al-Jihad : Untuk orang yang berjihad di jalan Allah
- Pintu Ash-Shadaqah : Untuk orang yang gemar bersedekah
- Pintu Al-Hajj : Untuk orang yang menunaikan Haji (mabrur)
- Pintu Al-Kazhimina Al-Ghaizh : Untuk orang yang mampu menahan amarah
- Pintu Al-Aiman : Untuk orang yang masuk syurga tanpa hisab dari golongan kanan
- Pintu Adz-Dzikr : Untuk orang yang banyak berdzikir kepada Allah.
C. Nama-nama Syurga
- Syurga Firdaus (Tempat yang paling tinggi) QS. Al Kahfi : 107
- Syurga ‘Adn (Syurga tempat tinggal abadi) QS. Al-Bayyinah : 8
- Syurga Na’im (Syurga penuh kenikmatan) QS. Luqman : 8
- Syurga Ma’wa (Syurga tenpat kembali orang bertaqwa) QS. An-Najm : 15
- Syurga Darus-salam (Negeri keselamatan dan kedamaian) QS. Al-An’am : 127
- Syurga Darul-muqamah (Tidak ada kelelahan atau penderitaan) QS. Fathir : 35
- Syurga Muqamal Amin (Tempat yang aman) QS. Ad-Dukhan : 51
- Syurga Khuldi (Syurga yang kekal abadi) QS. Al-Furqan : 15
D. Golongan yang dirindukan syurga
- Orang yang gemar membaca Al-Qur’an: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim)
- Orang yang menjaga lisan: “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
- Orang yang memberi makan orang yang kelaparan: “Siapa pun mukmin memberikan makan mukmin yang kelaparan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapapun mukmin yang memberikan pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR. Tirmidzi).
- Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan: “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari).
E. Di dalam syurga ada apa saja?
- Kebun-kebun yang indah
- Sungai-sungai yang mengalir : “di dalamnya ada sungai air, susu, khamar, dan madu…” (QS. Muhammad: 15)
- Istana-istana megah
- Tempat tidur (dipan) yang mewah
- Singgasana bertatahkan emas
- Pakaian dari sutra
- Perhiasan emas dan Mutiara
- Buah-buahan yang melimpah: Pisang, Anggur, Kurma, Delima, Zaitun, Tin, Mentimun, Bawang, Kacang, Gandum, dll.
- Daging sesuai selera
- Bidadari (pasangan yang suci)
- Pelayan-pelayan muda
- Aroma yang sangat harum
- Melihat Allah (nikmat tertinggi)
- Hati yang bersih tanpa iri
- Kekal selamanya
Akhirnya, perjalanan kita di atas lembaran kertas ini sampai pada titik terakhirnya. Namun, perjalanan yang sesungguhnya baru saja dimulai.
Kita telah membayangkan sungai-sungai yang mengalir jernih, istana yang megah, dan pertemuan yang tak akan lagi mengenal kata pisah. Namun, ingatlah satu hal yang paling indah: surga bukan sekadar tempat, melainkan sebuah jawaban. Ia adalah jawaban bagi setiap doa yang dipanjatkan di tengah malam, jawaban bagi setiap kesabaran saat dunia terasa sempit, dan jawaban bagi setiap lelah yang kita rasakan demi menjaga kebaikan.
Dunia ini hanyalah sebuah jembatan yang tipis dan terkadang bergoyang. Terkadang kita merasa takut akan jatuh, namun cahaya dari gerbang di ujung sana tidak pernah redup. Cahaya itulah yang seharusnya membuat langkah kita kembali tegak. Setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini—setiap kejujuran, setiap kasih sayang kepada sesama, dan setiap ketaatan kita—adalah benih yang sedang tumbuh menjadi pohon rimbun di halaman rumah kita di sana nanti.
Buku ini mungkin akan Anda tutup, tetapi biarlah kerinduannya tetap terbuka di dalam dada. Jangan biarkan mimpi tentang surga hanya menjadi dongeng pengantar tidur, melainkan jadikan ia kompas yang mengarahkan setiap perbuatan kita saat terbangun di pagi hari.
Sampai jumpa di sana. Di sebuah tempat di mana matahari tidak pernah tenggelam, di mana air mata tidak lagi memiliki tempat, dan di mana kita akhirnya bisa berkata sambil tersenyum lebar: "Ternyata, semua perjuangan itu sangat layak."
Semoga kita semua dipertemukan kembali dalam pelukan abadi di Negeri Cahaya.

Komentar